Halaman tunggal yang punya satu tugas: membuat orang yang tepat mengambil satu tindakan yang jelas.
Landing page gagal karena diminta melakukan terlalu banyak hal.
Landing page yang tidak bekerja hampir selalu punya gejala yang sama: ada tombol "Daftar Sekarang" di atas, tapi juga menu ke sembilan halaman lain, tautan ke blog, ikon media sosial, dan formulir newsletter di bawah. Setiap satu di antaranya adalah jalan keluar dari keputusan yang sebenarnya Anda inginkan.
Landing page bukan versi pendek dari website. Ia lebih dekat ke sebuah argumen: kenapa orang ini, hari ini, harus melakukan hal ini. Semua yang tidak memperkuat argumen itu justru melemahkannya.
Karena itu percakapan pertama kita bukan soal desain, tapi soal satu kalimat: siapa yang mendarat di sini, dari mana, dan apa satu hal yang harus mereka lakukan? Kalau jawabannya lebih dari satu, yang Anda butuhkan bukan landing page.
Sesi untuk memastikan satu tujuan, satu audiens, satu tindakan. Sering kali ini bagian yang paling mengubah hasil.
Urutan pesan dari janji, bukti, keberatan, sampai ajakan — disusun sebelum desain.
Satu halaman, dibangun cepat dan ringan. Kecepatan muat adalah bagian dari konversi, bukan bonus.
Mayoritas trafik iklan datang dari ponsel. Halaman ini dirancang di sana lebih dulu.
Jalur masuk yang sesuai kebiasaan audiens Anda, dengan sesedikit mungkin gesekan.
Event terpasang sejak awal, supaya Anda tahu halaman ini bekerja atau tidak — bukan menebak.
Kolom kanan sama pentingnya dengan kolom kiri. Saya lebih suka kehilangan proyek di tahap ini daripada kita berdua menyadarinya di minggu kelima.
1–2 minggu, kalau tawaran dan kontennya sudah jelas. Penajaman tawaran adalah bagian yang paling sering memakan waktu tambahan.
Satu audiens, satu tujuan, satu tindakan. Kalau ini belum bisa dikunci, tidak ada gunanya lanjut.
Urutan pesan disepakati dalam bentuk garis besar sebelum desain — jauh lebih murah diperdebatkan di tahap ini.
Satu halaman, cepat, mobile-first, dengan pelacakan terpasang.
Diluncurkan dengan event konversi yang benar-benar bekerja, supaya keputusan berikutnya berdasar data.
Umumnya di bawah paket company profile. Angka pastinya bergantung pada panjang halaman dan kebutuhan integrasi.

Rental mobil dengan driver yang beroperasi lintas kota. Tantangannya: rentang armada dari Avanza keluarga sampai Alphard tamu VVIP harus terbaca dalam satu layar tanpa membuat calon penyewa merasa salah alamat. Saya susun hierarki gelap-keemasan yang menaruh kapasitas dan harga di muka, lalu memangkas jalur booking menjadi satu langkah ke WhatsApp.
Lihat situs ↗
Inisiatif yang digerakkan anak muda di Tanzania. Tantangannya: kuis gamifikasi untuk pelajar. Saya ceritakan dampak mereka lewat hasil yang spesifik — 1.300 makan siang per hari, 100 laptop — mengubah rasa terhubung menjadi aksi donasi.
Lihat situs ↗Lihat seluruh portofolio website — lengkap dengan konteks di balik setiap keputusannya.
Halaman biasa hidup di dalam navigasi dan mengundang orang menjelajah. Landing page sengaja memutus semua jalan keluar supaya hanya ada satu keputusan yang masuk akal diambil. Secara teknis keduanya sama-sama halaman; secara tujuan mereka berlawanan.
Bisa, biasanya sebagai subdirektori atau subdomain. Kalau situs Anda sudah punya authority, memasangnya di domain yang sama umumnya lebih menguntungkan daripada domain terpisah.
Tidak. Google Ads dan Meta Ads bukan layanan saya. Saya bangun tempat mendaratnya dan memastikan pengukurannya benar; pengelolaan iklan lebih baik dipegang orang yang memang mengerjakan itu setiap hari.