/01 Beranda/02 Tentang/03 Layanan/04 Portofolio/05 Templates/06 Kontak Konsultasi Gratis ↗
// 01 — Tentang01

Membangun website adalah pekerjaan saya. Memahami masalah adalah
alasannya.

Website jarang sekadar website. Ia biasanya cerminan dari tujuan bisnis, tantangan komunikasi, dan peluang pertumbuhan. Peran saya adalah menghubungkan potongan-potongan itu — supaya kehadiran digital Anda benar-benar mewakili apa yang sudah Anda bangun.

Foto Manganju Glory Laurencius Gbr. 01 — M.G. Laurencius
06+
Tahun Pengalaman Internasional

Menavigasi pasar global, dari startup bertumbuh cepat hingga organisasi nirlaba mapan.

200
Website Dikelola

Rekam jejak nyata dalam menghadirkan solusi web yang skalabel dan berperforma tinggi.

15+
Industri Global

Pengalaman lintas industri: pendidikan, perdagangan, teknologi, dan seni kreatif.

// 02 — Cerita di Balik Pekerjaan Ini
02

Cerita di balik pekerjaan ini.

Saya mulai dengan membangun website untuk diri sendiri — sekadar dokumentasi sederhana berbasis WordPress untuk hobi saya, fotografi. Lalu Covid datang. Saat itu saya mengambil dua pekerjaan sekaligus: bekerja penuh waktu di perusahaan travel dan logistik, sambil bertahun-tahun mengikuti kursus dan pelatihan desain, sebelum akhirnya mendapat klien pertama.

Klien itu Jakarta Feminist, sebuah NGO lokal di Jakarta. Awalnya saya hanya dikontrak membangun tiga website mereka, tapi berlanjut menjadi pendampingan jangka panjang selama hampir lima tahun. Satu hal yang saya pelajari: klien tahu apa yang mereka mau, tapi tidak mau fitur yang meragukan. Mereka ingin sederhana, ingin berfungsi, dan ingin masukan dari penggunanya. Itu yang saya kerjakan, dan itu fondasi perjalanan desain saya. Baca studi kasus lengkapnya ↗

Situsnya terlihat sukses. Tapi tidak bekerja.

Saya juga melihat kebanyakan orang fokus pada apa yang terlihat bagus — layout bersih, animasi kekinian, mockup yang pixel-perfect. Klien senang saat presentasi. Tapi tiga bulan setelah peluncuran, saya cek analitik mereka: bounce rate tinggi, konversi rendah, pengunjung kebingungan.

Titik baliknya terjadi saat proyek untuk sebuah NGO ternama di London. Mereka sudah membakar anggaran di dua agensi. Keduanya menghasilkan situs yang indah. Tidak ada satu pun yang bertanya siapa sebenarnya yang berkunjung, kenapa mereka pergi, atau apa yang bisnis butuhkan dari mereka. Saya bangun ulang dengan cara berbeda — dimulai dari kecemasan pelanggan, bukan kebanggaan pendirinya. Menambah friksi di tempat yang perlu, menghapusnya di tempat yang tidak. Konversi naik dua kali lipat dalam enam minggu. Baca studi kasus lengkapnya ↗

Di situ saya sadar: kebanyakan proyek web gagal sebelum baris kode pertama ditulis. Gagal di brief. Di asumsi. Di jarak antara apa yang bisnis kira dibutuhkan dan apa yang benar-benar dialami pelanggan.

Hari ini saya bekerja di persimpangan strategi, desain, dan pengembangan — bukan sebagai tiga tahap terpisah, tapi sebagai satu keputusan yang berkelanjutan. Saya mengajukan pertanyaan yang memperlambat proyek, supaya peluncurannya tidak. Setiap situs yang saya bangun dirancang agar orang yang tepat merasa dipahami dalam 30 detik pertama, lalu mengambil langkah berikutnya tanpa berpikir dua kali.

// 03 — Cara Saya Berpikir

Cara saya memandang pekerjaan digital.

03
/01

Kejelasan Sebelum Kerumitan

Kebanyakan situs adalah kebingungan yang didandani. Saya mulai dari pesannya. Kalau Anda belum bisa menjelaskan nilai Anda dalam satu kalimat, tidak ada palet warna yang bisa menyelamatkan.

/02

Sistem Ketimbang Fitur

Situs yang melakukan 3 hal dengan sempurna mengalahkan situs yang melakukan 12 hal dengan buruk. Setiap fitur adalah beban perawatan. Saya membangun sistem yang menskala, bukan daftar yang mengesankan.

/03

Bisnis Sebelum Teknologi

Tool terbaik adalah yang masih bisa dikelola tim Anda 2 tahun lagi. Saya tidak mengejar framework. Saya memilih yang melayani bisnis, bukan yang terdengar keren saat pitching.

/04

Berpikir Jangka Panjang

Kebanyakan agensi dinilai di hari peluncuran. Saya dinilai di hari ke-365. Situs yang harus dibangun ulang dalam 18 bulan adalah kegagalan, sebagus apa pun tampilannya di hari pertama.


// 04 — Bidang Keahlian

Keahlian spesifik, bukan jargon.

04

Konsultasi

Saran jujur yang kadang membuat saya kehilangan proyek, tapi membangun kepercayaan.

Komunikasi

Membuat keahlian terlihat oleh orang yang tepat.

User Experience

Merancang untuk dipahami, bukan sekadar untuk engagement.

Arsitektur Informasi

Menata kerumitan sampai terasa sederhana.

Strategi Website

Mengubah tujuan bisnis menjadi struktur digital.

Pengembangan Web

Bangunan kustom yang tidak rusak saat Anda memperbaruinya.


// 05 — Yang Tidak Saya Kerjakan
05

Yang tidak
saya kerjakan.

×

Saya tidak mengejar tren.

Kalau tujuan Anda terlihat sama seperti semua orang di 2026, saya bukan orangnya.

×

Saya tidak membangun tanpa tujuan.

Setiap halaman harus punya alasan untuk ada.

×

Saya tidak mengutamakan estetika di atas kejelasan.

Situs indah yang membingungkan pengunjung adalah kegagalan.

×

Saya tidak mengambil proyek yang tidak menghargai strategi.

Kalau Anda mencari vendor yang sekadar mengeksekusi, ada pilihan yang lebih murah.

Kalau itu terdengar membatasi, memang. Tapi klien yang bekerja dengan saya justru menghargai bahwa saya berani menolak proyek yang tidak cocok. Artinya, ketika saya bilang ya, saya sepenuhnya berkomitmen.


// Mari Bicara

Mari cari tahu dulu masalah sebenarnya.