WordPress yang ditata rapi sejak awal: bisa Anda kelola sendiri, cepat dimuat, dan tidak menyandera Anda ke siapa pun.
WordPress tidak lambat. Cara orang membangunnya yang lambat.
Reputasi buruk WordPress hampir selalu berasal dari cara ia dipasang, bukan dari platformnya. Tema serbaguna yang membawa dua puluh fitur yang tidak Anda pakai, sepuluh plugin yang tumpang tindih, page builder yang menghasilkan markup berlapis-lapis — lalu semua orang menyimpulkan "WordPress berat".
Ada masalah kedua yang lebih jarang dibicarakan: kepemilikan. Banyak situs WordPress dibangun di atas tema berbayar dengan lisensi atas nama agensinya, plugin premium yang menempel di akun orang lain, dan hosting yang tidak bisa Anda akses. Situsnya milik Anda di atas kertas, tapi Anda tidak bisa pindah tanpa membangun ulang.
Saya membangun WordPress dengan asumsi sebaliknya: suatu hari Anda mungkin ingin pindah ke orang lain, dan itu harus mungkin. Lisensi atas nama Anda, akses atas nama Anda, plugin sesedikit mungkin, dan struktur yang bisa dibaca developer berikutnya tanpa harus menelepon saya.
Tanpa tema serbaguna, tanpa plugin yang tumpang tindih. Hanya yang benar-benar dipakai.
Custom post type dan field yang sesuai isi Anda, supaya menambah konten terasa jelas, bukan menebak-nebak.
Gambar, caching, dan pemuatan aset ditangani sejak awal — bukan ditambal dengan plugin di akhir.
Struktur heading, schema, sitemap, dan URL yang benar dari hari pertama.
Domain, hosting, dan lisensi atas nama Anda. Saya bantu setup, tapi akunnya milik Anda.
Rekaman sesi dan catatan singkat, supaya siapa pun yang mengurus situs setelah ini punya pegangan.
Kolom kanan sama pentingnya dengan kolom kiri. Saya lebih suka kehilangan proyek di tahap ini daripada kita berdua menyadarinya di minggu kelima.
3–6 minggu untuk situs baru. Redesign dengan migrasi konten biasanya lebih lama, tergantung banyaknya halaman lama.
Kalau sudah ada situs: apa yang bisa diselamatkan, apa yang harus dibuang. Kalau belum: struktur konten dulu.
Model konten dan hierarki halaman disepakati sebelum tampilan dikerjakan.
Pengembangan tema, migrasi konten, dan pengaturan redirect kalau URL-nya berubah — supaya peringkat yang sudah ada tidak hangus.
Akses, lisensi, dan dokumentasi diserahkan sepenuhnya ke tangan Anda.
Bergantung pada jumlah halaman, kerumitan struktur konten, dan apakah ada migrasi dari situs lama.

Organisasi feminis yang memperkuat advokasi. Saya satukan konten editorial, acara, dan sumber daya menjadi satu pusat mobilisasi — migrasi dari Wix Editor ke WordPress, menopang Women's March Jakarta, FemFest, dan lainnya.
Lihat situs ↗
NGO kesehatan reproduksi yang memperluas akses layanan pascakeguguran yang aman. Situs lama mereka menyimpang dari design system internasional yang baru. Saya bangun ulang agar selaras dengan brand global, tanpa mengorbankan preferensi audiens Indonesia.
Lihat situs ↗
Direktori krisis untuk penyintas kekerasan berbasis gender selama COVID-19. Saya bangun direktori WordPress yang memetakan layanan terverifikasi berdasarkan lokasi dan kebutuhan — rahasia, langsung bisa diakses, dan menskala hingga ribuan pengguna.
Lihat situs ↗Lihat seluruh portofolio website — lengkap dengan konteks di balik setiap keputusannya.
Bisa, dan saya sudah melakukannya — Jakarta Feminist adalah migrasi dari Wix Editor ke WordPress. Bagian yang paling menentukan bukan memindahkan kontennya, tapi memetakan URL lama ke URL baru dengan redirect yang benar. Dilewatkan, dan peringkat yang Anda bangun bertahun-tahun bisa hilang dalam semalam.
Kalau tim Anda perlu menyusun halaman baru sendiri secara berkala, Elementor masuk akal dan saya bangun dengan itu. Kalau yang Anda ubah hanya teks dan gambar di struktur yang sudah ada, page builder cuma menambah berat tanpa memberi manfaat. Ini keputusan yang diambil berdasarkan cara kerja tim Anda, bukan preferensi saya.
Secara bawaan, Anda — dan saya tunjukkan caranya saat serah terima. Kalau tidak ada yang mau memegangnya, itu masuk ke layanan pendampingan jangka panjang. Yang tidak saya sarankan adalah membiarkan tidak ada yang mengurusnya sama sekali; situs WordPress yang tidak pernah diperbarui akan jadi masalah keamanan, bukan mungkin.
Bisa, tanpa perlu izin dari saya. Domain, hosting, dan lisensi sudah atas nama Anda sejak awal, dan strukturnya sengaja dibuat agar bisa dibaca orang lain. Situs yang hanya bisa disentuh pembuatnya bukan aset — itu jebakan, dan saya tidak membangun seperti itu.